Analisis Kadar Debu Jatuh (Dust Fall) Di Kota Banda Aceh Tahun 2008

Junaidi

DOI: Franz

Abstract

09E01389 Ada empat parameter debu yaitu: partikel materi < 10 ?m (Pm10), partikel materi ukuran > 2,5 ?m (Pm2,5), TSP dan debu jatuh. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh tsunami terhadap kadar debu daerah yang terkena tsunami maupun yang tidak terkena tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa kadar debu jatuh pada daerah tsunami dan yang tidak terkena tsunami di Kota Banda Aceh. Adapun yang menjadi hipotesis dalam penelitian ini adalah perbedaan kadar debu jatuh yang terkena tsunami dibandingkan dengan daerah yang tidak terkena tsunami. Ada perbedaan kandungan Pb dan perbedaan parameter DHL, TDS, dan TSS di daerah tsunami dan daerah yang tidak terkena tsunami. Berdasarkan jenis penelitian, penelitian ini merupakan jenis eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kadar debu di Kota Banda Aceh. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel independen terdiri dari kadar debu, kadar Pb, parameter pH, DHL, TDS, dan TSS, serta variabel dependen yaitu daerah yang terkena tsunami. Alat uji statistik yang digunakan untuk menganalisa data dalam penelitian ini adalah uji Anova dengan uji lanjut Duncan 5%. Pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen diuji dengan uji F dan uji t pada tingkat kepercayaan (confidence level) 95% atau significant level ? = 0,05. Setelah sampel diambil di lapangan, dianalisa di laboratorium kimia analitik FMIPA USU untuk parameter kadar debu pH, DHL, TDS dan TSS dan kandungan Pb di laboratorium sentral Fakultas Pertanian USU Medan. Hasil uji serempak dalam penelitian ini terdapat pengaruh yang sangat nyata dari kadar debu pada titik 3 minggu pertama yaitu 0,5873 g/m2/hari yaitu melebihi ambang batas daerah pemukiman sebesar 0,333 g/m2/hari. Sedangkan kadar Pb tidak melebihi ambang batas yang telah ditetapkan yaitu sebesar 0,06 mg/m2. Hendaknya Pemerintah membatasi tahun operasional kendaraan bermotor yang tak layak uji petik tidak diizinkan operasional di jalan raya sehingga dapat mengurangi kadar Pb diudara. Penghijauan perlu dilakukan untuk mengurangi kadar debu dan kadar Pb diudara dengan memilih pohon yang ditanam dapat mengurangi kadar debu jatuh dan kadar Pb. There are four dust parameters, they are: material particle 2,5 ?m (Pm2,5), TSP and dust-fall. The problem pointed in this research is how the affect of tsunami to the dust-fall value both the area suffering tsunami and do not. This research is aimed to know how many the dust-falls in both areas in Banda Aceh Town. The hypothesis in this research is the discriminate of dust-fall value in area suffering Tsunami and unsuffering. There is difference of Pb contents and DHL, TDS and TSS parameters in area suffering tsunami and unsuffering. According to the type of research, then this research is experiment type. The population in this research is total of dust-falls value in Banda Aceh Town. The variable in this research are independent variable consist of dust value, Pb value, pH, DHL, TDS and TSS parameters, and dependent variable that is the area suffering tsunami. Statistical test media is to be used in order to analyze data in this research is Anova test with Duncan continued test 5%. The impact of independent variable to dependent variable is tested with F and t tests in confidence level 95% or significant level ? = 0.05. After the sample is taken from the field, then, it is analyzed in the analytic chemical laboratory of FMIPA USU for the parameter of pH, DHL, TDS and TSS dust-fall values and Pb contents in central laboratory of the Agriculture Department in North Sumatra University. The uniform test result in this research, there is very significant impact gaining from dust values in point early 3 weeks, they are 0.5873 g/m2/day, it is in excess of threshold in living territory for 0.333 g/m2/day. While Pb content do not excess of threshold that has been determined is for 0.06 mg/m2. It is expected that the Government limit the operational lisence of vehicles in order to reduce Pb value at the athmosphere. The reforestation must be performed to minimize both dust and Pb values. Prof. Dr. Harlem Marpaung; Dr. Dra. Irnawati Marsaulina, MS; Drs. Chairuddin, M.Sc

0 Response to "Analisis Kadar Debu Jatuh (Dust Fall) Di Kota Banda Aceh Tahun 2008"

Post a Comment